PENGARUH MENTAL TOUGHNESS TERHADAP COMPETITIVE ANXIETY PADA ATLET KONI KLUNGKUNG 2025
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.19920761Keywords:
mental toughness, competitive anxiety, atlet, psikologi atletAbstract
Kecemasan kompetitif (competitive anxiety) merupakan salah satu kendala psikologis yang sering dialami atlet menjelang dan saat bertanding, yang dapat menurunkan performa. Kondisi ini menjadi perhatian serius dalam psikologi olahraga karena dapat menghambat atlet dalam mencapai potensi terbaiknya, terutama pada ajang bergengsi seperti KONI Klungkung 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mental toughness terhadap competitive anxiety serta menguji perbedaan competitive anxiety berdasarkan usia, jenis kelamin, dan tipe olahraga pada atlet KONI Klungkung 2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal, melibatkan 399 atlet dari 44 cabang olahraga sebagai responden. Data dikumpulkan melalui skala Sport Mental Toughness Questionnaire (SMTQ) dan Sport Competitive Anxiety Test (SCAT). Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dan independent samples t-test dengan bantuan software JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan mental toughness terhadap competitive anxiety. Mental toughness memberikan kontribusi sebesar 57,7% dalam menurunkan competitive anxiety. Selain itu, hasil uji beda menunjukkan bahwa competitive anxiety lebih tinggi pada atlet remaja dibandingkan dewasa (p < 0,001), lebih tinggi pada atlet perempuan dibandingkan laki-laki (p < 0,001), serta lebih tinggi pada atlet olahraga individu dibandingkan olahraga grup (p = 0,001). Sebagai rekomendasi, pelatih dan manajemen KONI Klungkung disarankan untuk menyusun program pelatihan mental yang berdiferensiasi berdasarkan usia, jenis kelamin, dan tipe olahraga guna menurunkan kecemasan kompetitif secara lebih efektif.
Downloads
References
Aidil, A., Suryadi, D., dan Hidayat, R. (2020). Competitive anxiety pada atlet remaja: Studi kasus di klub bulutangkis Bandung. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 15(2), 45-56.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W.H. Freeman and Company
Clough, P., Earle, K., dan Sewell, D. (2002). Mental toughness: The concept and its measurement. Dalam I. Cockerill (Ed.), Solutions in sport psychology (hlm. 32-45). Thomson Learning
Cox, R. H. (2022). Sport psychology: Concepts and applications (9th ed.). McGraw-Hill Education
Hanton, S., Neil, R., dan Mellalieu, S. D. (2008). Recent developments in competitive anxiety direction and competition stress research. International Review of Sport and Exercise Psychology, 1(1), 45-57. https://doi.org/10.1080/17509840701827445
Harsono. (2019). Kepelatihan olahraga: Teori dan metodologi. Remaja Rosdakarya
Ikhram, A., Jufri, M., dan Ridfah, A. (2020). Mental Toughness dan Competitive Anxiety pada Atlet Karate UNM. Jurnal Psikologi Perseptual, 5(2), 100-115.
Ismail, G. Z., Yulianti, S., dan Priambodo, A. (2023). Hubungan antara mental toughness dengan competitive anxiety pada atlet futsal. Jurnal Psikologi Sains dan Profesi, 7(2), 170-178.
Kemenpora. (2023). Laporan Tahunan Pembinaan Prestasi Olahraga. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer Publishing Company
Listiana, Y. D. G., Dimala, C. P., dan Pertiwi, A. (2024). Pengaruh mental toughness terhadap competitive anxiety pada atlet Indonesia. Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 15(1), 1-15.
Martens, R., Vealey, R. S., dan Burton, D. (1990). Competitive anxiety in sport. Human Kinetics
Pratama, Y. S., Parwata, Y., & Santika, N. A. (2016). Pelatihan Lari Amplop Meningkatkan Kelincahan Siswa Putra Peserta Ekstra Kurikuler Pencak Silat SMA Dwijendra Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 2(2), 21–25. https://doi.org/10.59672/jpkr.v2i2.190
Putra, D. G. A. M., Subekti, M., Sumerta, I. K., & Santika, I. G. P. N. A. (2022). Efektivitas Pelatihan Double Leg Bound terhadap Daya Ledak Otot Tungkai. Bajra : Jurnal Keolahragaan, 1(1), 10–16. https://doi.org/10.5281/zenodo.6486763
Santika, I. G. P. N. A. (2020). Pengukuran Tingkat Kadar Lemak Tubuh Melalui Jogging Selama 30 Menit Mahasiswa Putra Semester IV FPOK IKIP PGRI Bali Tahun 2016. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 2(1), 89–98. https://doi.org/10.59672/jpkr.v2i1.165
Santika, I. G. P. N. A., Perdana, A. A. O., Adiatmika, I. P. G. (2021). Analysis of Athletes Physical Conditions During the Covid 19 Pandemic. Journal of Physical Education Health and Sport, 8(2). https://doi.org/10.15294/jpehs.v8i2.31893
Sheard, M. (2010). Mental toughness: The mindset behind sporting achievement. Routledge
Sheard, M. (2013). Mental toughness: The mindset behind sporting achievement (2nd ed.). Routledge
Subekti, M., Santika, I. G. P. N. A., Festiawan, R. (2021). Relationship between Body Mass Index (BMI) and Body Fat Level Against the Physical Fitness of Kabaddi Athletes during the Covid-19 Pandemic. Journal of Physical Education Health and Sport, 8(2). https://doi.org/10.15294/jpehs.v8i2.32141
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan RdanD. Alfabeta
Weinberg, R. S., dan Gould, D. (2019). Foundations of sport and exercise psychology (7th ed.). Human Kinetics
Yasa, I. G. P. S., Subekti, M., Sumerta, I. K., & Santika, I. G. P. N. A. (2022). Pelatihan Barrier Jump Setinggi 50 cm 10 Repetisi 4 Set terhadap Daya Ledak Otot Tungkai. Bajra : Jurnal Keolahragaan, 1(1), 17–24. https://doi.org/10.5281/zenodo.6489358
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yohanes Seran, Wina Lova Riza, Dinda Aisha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















